SAYEMBARA GAGASAN DESAIN KAWASAN IBU KOTA NEGARA

SAYEMBARA GAGASAN DESAIN KAWASAN IBU KOTA NEGARA

CONCEPT ARCHITECT

PENAJAM PASER UTARA DAN KUTAI KARTA NEGARA, KALTIM

Ibu Kota Negara (IKN) 1
previous arrow
next arrow

Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) tahun 2022 merupakan ajang perancangan strategis berskala nasional yang bertujuan merumuskan visi, konsep, dan kerangka spasial bagi pengembangan ibu kota baru Indonesia. Berlokasi di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, sayembara ini menuntut pendekatan desain yang visioner, berkelanjutan, serta berakar pada karakter alam dan budaya Kalimantan.

Sebagai Concept Architect, peran difokuskan pada penyusunan gagasan konseptual dan narasi ruang yang mencakup struktur kawasan, hubungan kota–alam, sistem ruang publik, serta prinsip tata guna lahan jangka panjang. Konsep dirancang untuk menjawab tantangan kota masa depan—mulai dari ketahanan lingkungan, efisiensi mobilitas, hingga kualitas hidup—dengan menempatkan manusia dan ekologi sebagai pusat perancangan.

Pendekatan desain menekankan kota hijau dan cerdas, integrasi koridor ekologis, pengelolaan air dan lanskap tropis, serta hierarki ruang yang jelas antara fungsi pemerintahan, hunian, dan aktivitas publik. Gagasan arsitektur dan urban dirumuskan agar adaptif terhadap iklim, menghormati bentang alam eksisting, serta mampu tumbuh secara bertahap tanpa kehilangan identitas.

Sebagai sebuah gagasan sayembara, proposal ini merepresentasikan pemikiran strategis tentang pembangunan ibu kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berkarakter Indonesia—sebuah kerangka awal yang menggabungkan visi nasional dengan pendekatan desain yang kontekstual dan bertanggung jawab.


The 2022 National Capital City (IKN) Design Ideas Competition was a national-scale strategic design initiative aimed at formulating the vision, concepts, and spatial framework for the development of Indonesia’s new capital. Located in the regions of Penajam Paser Utara and Kutai Kartanegara, the competition called for a visionary and sustainable design approach rooted in the natural and cultural character of Kalimantan.

As Concept Architect, the role focused on developing the overarching conceptual ideas and spatial narrative, encompassing district structure, the relationship between city and nature, public space systems, and long-term land-use principles. The concept was formulated to address future urban challenges—ranging from environmental resilience and mobility efficiency to quality of life—by placing people and ecology at the center of the design approach.

The design strategy emphasized a green and smart city framework, integrating ecological corridors, water management, and tropical landscape systems, along with a clear spatial hierarchy between governmental functions, residential areas, and public activities. Architectural and urban ideas were conceived to be climate-responsive, respectful of the existing landscape, and capable of incremental growth without compromising identity.

As a competition proposal, this design represents strategic thinking on the development of a sustainable, inclusive, and distinctly Indonesian capital city—serving as an initial framework that combines national vision with a contextual and responsible design approach.

BACK TO PORTFOLIO


GET IN TOUCH

Need More Information? Drop Us a Line!

    Please Note: We take serious concern to the spam activities and this form has been protected by spam filters. If you have difficulties submit this form please send us an Email or Whatsapp.
    Thank you!